Minggu (Antara Babel) - Teka-teki mengenai siapa yang akan menjadi Menteri Sekretaris Negara pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah terjawab ketika Kepala Negara mengumumkan susunan kabinet dan menempatkan Pratikno dalam salah jabatan kunci dalam kabinet.

Menjabat sebagai Rektor Universitas Gajah Mada sejak 2012 dengan masa jabatan hingga 2017 Pratikno sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultasi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM sejak 2009.

Dikutip dari laman Wikipedia, Prof.Dr.Pratikno, M.Soc.Sc., lahir di Bojonegoro 13 Februari 1962. Meraih gelar sarjana dari Fisipol UGM pada 1985 kemudian mengambil gelar pascasarjana di bidang ilmu sosial bidang administrasi pembangunan di Universitas Birmingham Inggris pada 1990 kemudian menempuh pendidikan untuk doktor di bidang ilmu politik di Universitas Flinders Australia pada 1997.

Bersentuhan dengan birokrasi bukan hal yang asing bagi Pratikno. Sejak 2006 hingga 2012 ia menjadi anggota dari sejumlah tim ahli yang dibentuk oleh Kementerian Dalam negeri membahas berbagai bidang khususnya otonomi daerah.

Ia bahkan pernah dipercaya sebagai moderator dalam debat calon presiden pada rangkaian penyelenggaraan pemilihan presiden 2009 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Pada Senin (27/10) mendatang Pratikno akan bersama 33 menteri lainnya dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk bekerja dalam kabinet hingga lima tahun mendatang.  Sebagai salah satu menteri yang memiliki posisi kunci dalam kabinet, Mensesneg bahkan menurut mantan deputi tim transisi Andi Widjajanto telah bekerja sebelum pelantikan. Terlebih Presiden Joko Widodo sudah meminta setelah pelantikan berlangsung, kemudian diselenggarakan rapat kabinet pertama pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pewarta: Oleh Panca Hari Prabowo
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026