"Dijamin murni, tidak akan ada kecurangan dan tida ada peluang untuk melakukan itu,"Koba (Antara Babel) - Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Patrianusa Sjahrun menyatakan, pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah itu dijamin murni dan jauh dari praktik kecurangan.
"Dijamin murni, tidak akan ada kecurangan dan tida ada peluang untuk melakukan itu," katanya saat meninjau pelaksanaan tes CPNS di Koba, Selasa.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tes dengan sistem teknologi komputer CAT lebih transparan dan peserta bisa mengetahui hasil yang didapat saat itu juga sehingga tidak harus menunggu pengumuman lagi.
"Lulus atau tidaknya sudah bisa diketahui usai peserta menjawab lembaran soal online dari panitia seleksi nasional (panselnas)," ujarnya.
Apalagi sekarang kata dia memakai sistem "passing grade" atau nilai standar untuk tiga bidang yang diuji.
"Jika tidak sampai "passing grade" maka peserta sudah bisa dipastikan tidak lulus, sebaliknya peserta yang mencapai nilai standar maka masuk nominasi untuk di urut dan dilakukan perangkingan," ujarnya.
Ia mengatakan, sistem penilaian sudah memiliki standar baku dan pihak Panselnas wajib mengikuti sistem tersebut dalam menentukan kelulusan.
"Makanya saya katakan tidak ada pihak yang bisa meluluskan peserta tes, hanya kemampuan sendiri yang bisa meluluskan," ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat jangan pernah percaya jika ada oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan kepada peserta tes.
"Jika ada yang menjanjikan kelulusan, jangan pernah percaya karena sudah pasti bohong mengingat pelaksanaan tes dilakukan secara online," ujarnya.
Pewarta: Oleh AhmadiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.