"Kenaikan harga BBM pasti memberikan dampak juga terhadap kenaikan harga barang lainnya. Selain itu cuaca juga dapat mempengaruhi harga karena pengiriman pasokan sering terganggu,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat harga beras di daerah itu mengalami kenaikan akibat dampak kenaikan harga BBM serta pengaruh cuaca.

"Kenaikan harga BBM pasti memberikan dampak juga terhadap kenaikan harga barang lainnya. Selain itu cuaca juga dapat mempengaruhi harga karena pengiriman pasokan sering terganggu," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Jumat.

Ia menjelaskan, saat ini harga beras naik menjadi Rp11.000 dibanding sebelumnya Rp10.500 per kilogram, namun stok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 cukup.

Stok yang tersedia di gudang distributor di Babel berkisar 2.153 ton tersebar di gudang PT Bina Purnama Bersama sebanyak 600 ton, PT Bangka Alam Sejahtera 300 ton, PT Cahaya Abadi 38 ton, Akon 200 ton, Bulog 240 ton, Toko Hartono 25 ton, Toko Kim Nyuk 40 ton, UD Mawar Jaya (Belitung) sebanyak 320 ton, CV As 15 ton dan PT Globus Internusa 375 ton.

"Diperkirakan menjelang Natal hingga memasuki Tahun Baru 2015 persediaan beras cukup dan warga tidak perlu cemas terhadap kenaikan harga yang tinggi," ujarnya.

Ia mengimbau kepada para pelaku usaha agar dapat meningkatkan pasokan untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok tersebut.

"Agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi di tengah kenaikan harga BBM diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan pasokan agar stok tetap tersedia dan dapat memenuhi permintaan," ujarnya.

Pewarta: Oleh: Mulki
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026