"Saya minta keterlibatan Bank Sumsel Babel untuk membantu penguatan modal bagi pelaku UMKM guna mengembangkan usaha pengolahan pangan lokal yang tersebar di Bangka,"
Sungailiat (Antara Babel) - Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat meminta Bank Sumsel Babel menyalurkan pinjaman kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memperkuat modal dalam usaha pengolahan pangan lokal.

"Saya minta keterlibatan Bank Sumsel Babel untuk membantu penguatan modal bagi pelaku UMKM guna mengembangkan usaha pengolahan pangan lokal yang tersebar di Bangka," kata Tarmizi di Sungailiat, Selasa.

Ia mengharapkan bantuan penguatan modal dari bank itu dengan suku bunga yang lebih rendah sehingga dapat membantu pelaku UMKM di tingkat kecamatan dan pedesaan.

"Pelaku UMKM memerlukan peran bank dalam pengembangan usaha," ujarnya.

Dia juga mengatakan, pihaknya melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 juta melalui lembaga PKK untuk memberdayakan potensi wanita di desa dalam mengembangkan potensi usaha lokal.

"Saya minta pengurus PKK dapat membimbing ibu-ibu di pedesaan agar mengembangkan usaha pangan lokal yang sudah tersedia bahan bakunya seperti, ubi kayu, jagung dan lainnya," katanya.

Menurut dia, mengembangkan sektor pangan lokal bukan menjadi beban bagi dinas terkait saja namun harus dilakukan secara terpadu antardinas karena hal ini disesuaikan dengan potensi daerah dimana kedepannya sektor pertanian ditetapkan menjadi sektor unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sangat disayangkan jika bahan baku pangan yang sudah tersedia tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin, padahal bahan lokal itu mempunyai nilai manfaat ekonomi tinggi jika dikelola dengan cara yang baik dan benar," katanya.    
    
Menurut dia, jika pangan lokal dimanfaatkan semaksimal mungkin akan berdampak kepada peningkatan hasil pertanian.

Pewarta: Oleh: Kasmono
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026