Thomas Niels (50), salah satu penumpang yacht asal Belanda, mengaku memberi saweran kepada salah satu pemain musik "dambus" meski dia tidak tahu maknanya.
"Saya sebenarnya tidak mengerti apa maksud memberikan saweran, saya hanya mengikuti apa yang dilakukan Bupati Erzaldi Rosman," ujarnya.
Kemudian para wisatawan lainnya ikut memberikan saweran sambil menari diiringi alunan musik Dambus.
Namun, "liason officers" (perwira penghubung), yang terdiri atas gabungan anak Sekolah Menengah Atas (SMA) Bangka Tengah kemudian menjelaskan apa makna saweran kepada para wisatawan asing.
Saweran, dalam dunia kesenian masyarakat Bangka Tengah dimaknai sebagai pembagian rejeki atau kebahagiaan yang diwujudkan dalam bentuk uang.
Kesenian Dambus adalah kesenian khas masyarakat Bangka Belitung. Kesenian tersebut dimainkan dengan alat musik utama yakni "dambus".
Pewarta: wira suryantalaEditor : Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026