"Pertumbuhan ekonomi Babel karena pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 9,24 persen,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung (Babel), mencatat pertumbuhan ekonomi pada 2014 sebesar 4,68 persen atau melambat dibanding tahun sebelumnya mencapai 5,22 persen.
"Pertumbuhan ekonomi Babel karena pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 9,24 persen," kata Kepala BPS Babel, Herum Fadjarwati di Pangkalpinang, Jumat.
Sementara itu, perekonomian Babel tahun lalu diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp56,384 triliun dan PDRB per kapita Rp41,9 juta.
"Pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2014 dibandingkan triwulan IV-2013 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,75 persen mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 4,23 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2014 dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) masih tumbuh 1,04 persen, walaupun tidak setinggi pertumbuhan triiwulan III-2014.
"Pertumbuhan ini karena membaiknya kinerja lapangan usaha industri pengolahan dan semakin menggeliatnya lapangan usaha jasa," ujarnya.
Sementara itu, kata dia, dari sisi pengeluaran karena peningkatan hampir seluruh komponen pengeluaran.
Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera 2014 hanya mencapai 4,66 persen, cenderung melambat dibandingkan 2013 yang mencapai 4,97 persen.
"Kebijakan penghematan anggaran menjadi salah satu penyebab terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, terjadi perlambatan perekonomian global yang membawa dampak bagi Indonesia termasuk wilayah Sumatera," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.