"Pelemahan KPK semacam ini, termasuk putusan praperadilan Budi Gunawan, merupakan lonceng kematian bagi buruh. Kalau putusannya seperti itu nanti semua koruptor mengambil jalan praperadilan,"Jakarta (Antara babel) - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan pihaknya akan terus mengawal institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dari segala bentuk upaya pelemahan, pascaputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait Budi Gunawan.
"Kita konsisten terus kawal KPK," kata Said Iqbal di sela-sela acara Rakernas III KSPI di Hotel Grand Cempaka Putih, Jakarta, Senin.
Said Iqbal mengatakan jika upaya pelemahan KPK terus terjadi, maka buruh akan melakukan demonstrasi. Sebab, pelemahan KPK dipandang akan meningkatkan angka korupsi yang berujung pada menurunnya upah buruh.
"Kalau ada korupsi, lalu pengusaha jadi sapi perahan, timbul biaya tak terduga dari pengusaha, akibatnya buruh yang menjadi korban," tegas dia.
Dia menekankan dugaan kriminalisasi terhadap sejumlah pimpinan KPK belakangan ini merupakan salah satu bentuk upaya pelemahan KPK.
"Pelemahan KPK semacam ini, termasuk putusan praperadilan Budi Gunawan, merupakan lonceng kematian bagi buruh. Kalau putusannya seperti itu nanti semua koruptor mengambil jalan praperadilan," kata dia.
Pada hari ini Hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi telah membacakan putusan atas praperadilan penetapan tersangka calon Kapolri terpilih Komjen Pol Budi Gunawan. Berdasarkan putusannya, Hakim menyatakan bahwa penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK tidak sah.
Pewarta: Rangga Pandu Asmara JinggaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.