"Total ekspor Babel terbagi atas ekspor timah yang mengalami penurunan sebesar 45,65 persen dari 168,78 juta dolar AS Desember 2014 menjadi 91,73 juta dolar AS pada Januari 2015,Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Januari 2015 sebesar 118,47 juta dolar AS atau turun 36,88 persen dibanding Desember 2014 yang mencapai 187,69 juta dolar AS.
"Total ekspor Babel terbagi atas ekspor timah yang mengalami penurunan sebesar 45,65 persen dari 168,78 juta dolar AS Desember 2014 menjadi 91,73 juta dolar AS pada Januari 2015, sedangkan ekspor nontimah meningkat 41,42 persen dari 18,91 juta dolar AS menjadi 26,74 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, ekspor timah berperan 77,43 persen dari total ekspor Babel dengan negara tujuan utama Singapura sebesar 70,98 juta dolar AS atau 77,38 persen dari keseluruhan ekspor timah, India 7,66 juta dolar AS (8,35 persen), Belanda 1,54 persen (1,68 persen). Sedangkan Jepang dan Amerika Serikat pada Januari 2015 tidak ada ekspor timah.
"Kontribusi dari negara-negara tersebut mencapai 87,41 persen dari total ekspor timah Babel," ujarnya.
Sementara itu, ekspor nontimah terbesar di Babel pada Januari 2015 berdasarkan kode Harmonized System (HS) dua digit adalah golongan minyak atau lemak hewani dan nabati yaitu sebesar 17 juta dolar AS berperan 63,7 persen terhadap total ekspor nontimah, golongan kopi, teh dan rempah-rempah 7,4 juta dolara AS (27,2 persen).
Selanjutnya, karet dan barang-barang dari karet 0,1 juta dolar AS (0,5 persen), sedangkan golongan berbagai produk kimia pada Januari 2015 tidak ada ekspor nontimah.
"Kontribusi dari golongan-golongan barang nontimah tersebut mencapai 91,9 persen daro total ekspsor nontimah Babel," ujarnya.
Ia mengatakan, negara tujuan utama ekspor nontimah pada Januari 2015 adalah Pakistan sebesar 119,9 juta dolar AS dengan komoditas terbesar crude palm oil, Bangladesh 5,1 juta dolar AS dengan crude palm oil, Vietnam 3,1 juta dolar AS dengan lada putih, Singapura 2,5 juta dolar AS dengan lada putih dan Malaysia 0,6 juta dolar AS dengan perikanan dan olahannya
Sedangkan untuk Korea Selatan dan China pada Januari 2015 tidak ada kegiatan ekspor nontimah.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.