"Hanya sebesar empat persen atau jauh lebih ringan dibanding bunga bank kredit perumahan biasa,"
Koba (Antara Babel) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hassan Basri menyatakan bahwa bunga bank untuk kredit rumah layak huni (RLH) relatif ringan karena hanya empat persen.

"Hanya sebesar empat persen atau jauh lebih ringan dibanding bunga bank kredit perumahan biasa," ujarnya di Koba, Senin.

Ia menjelaskan, pembangunan RLH difokuskan di Desa Kurau Barat dan Timur yang dibagi dalam empat kluster yakni kluster 1 dan  4 di Desa Kurau, kluster 2 dan 3  di Desa Kurau Barat.

"Program ini dilakukan untuk menata kawasan kumuh di Kurau dan Kurau Barat karena dua desa tersebut juga menjadi gerbang masuk untuk menuju Pulau Ketawai," ujarnya.

Ia menyatakan, pembangunan tidak dilakukan secara bertahap melainkan berdasarkan kekuatan danaa.

"Kegiatan penataan ini diiawali dengan pembangunan RLH yang langsung bersertifikat dengan jumlah yang akan dibangun sebanyak 164 unit," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni ini menggunakan kredit dari Bank Syariah Bangka Belitung dengan tingkat bunga empat persen.

"Angsuran setiap bulan sekitar Rp370 ribu dalam jangka waktu 20 tahun, diperuntukkan bagi kalangan kurang mampu," ujarnya.

Ia menjelaskan, sekarang ini ada beberapa unit yang dibangun sebagai rumah percontohan dengan tipe 46 dan tipe 21.

"Ada juga rumah tersebut dibangun dibantu dengan dana CSR sebesar Rp50 juta. Konsep pembangunannya langsung dikerjakan sendiri oleh pemilik rumah atau mencari tukang untuk membangunnya," ujarnya.

Ia membantah anggapan adanya tim yang turun dan sengaja menawarkan jasa pembangunan rumah untuk mengambil keuntungan.

"Memang ada tim yang kami turunkan, tetapi mereka hanya kami tugaskan untuk melakukan verifikasi dan melaporkan ke kami, bukan tim untuk membangun rumah," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026