Pangkalpinang, (ANTARA Babel) - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Saviat SH, mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus  terhadap pemuda agar bisa diarahkan menjadi pribadi yang baik.

"Perhatian khusus penting melihat perkembangan para generasi muda saat ini sangat memperihatinkan, banyak melakukan tindakan yang menyimpang dari norma-norma sosial dan agama," katanya di Pangkalpinang, Selasa.

Penyimpangan ini terjadi karena pengaruh sosial, lingkungan dan perkembangan teknologi dari sisi negatifnya.

Menurut dia, segala perkembangan dan kemajuan zaman saat ini memiliki dua sisi yang berbeda dan berdampingan yang perlu mendapat perhatian khusus dari orang tua, masyarakat dan tokoh agama agar para generasi muda tidak melakukan penyimpangan perilaku yang negatif.

Semestinya, generasi muda harus memiliki jati diri agar tidak mudah tergoyahkan oleh provokasi pihak luar yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat sosial.

"Sebenarnya yang paling berperan mendidik para generasi muda adalah para orang tuanya, karena mereka yang memiliki waktu paling banyak dan memahami perkembangan sosialnya," katanya.

Ia mengatakan, generasi muda harus mendapatkan perhatian dari orang tuanya secara serius, terutama dalam hal pendidikan mereka, agar menjadi anak shaleh dan shalehah.

Saviat mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai agama dan budi pekerti yang luhur sedini mungkin agar mereka menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia yang sanggup mengatasi tantangan kehidupan di zamannya, karena mereka akan hidup disuatu zaman yang berbeda dengan zaman kita.

"Saat ini kita perlu merasa prihatin dengan munculnya beberapa kasus yang menimpa generasi muda ditanah air kita, di mana pada usia yang masih belia, bahkan masih dalam kategori anak-anak, telah terjadi perilaku-perilaku yang tidak lagi bisa dikatagorikan sebagai bentuk kenakalan pada umumnya, melainkan sudah menjerumus pada prilaku kriminal," katanya.

Padahal menurut dia, mereka adalah generasi yang akan meneruskan perjuangan bangsa, generasi yang akan menjadi bagian dari potret tanah air Indonesia di masa yang datang.

"Realitas saat ini harus kita sikapi secara serius, karena jika tidak bukanlah suatu hal yang mustahil kasus-kasus seperti itu akan menjalar dan menjangkit mengenai lingkungan di sekitar kita," demikian Saviat. (T.KR-WRA)

Pewarta: wira suryantala
Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026