"Tahun ini kami akan menjalankan program samsat keliling sebanyak sembilan kali pada empat kecamatan di daerah ini,"
Koba (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung melakukan pemungutan pajak melalui program samsat keliling  untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan di daerah itu.

"Tahun ini kami akan menjalankan program samsat keliling sebanyak sembilan kali pada empat kecamatan di daerah ini," kata Kepala UPT Samsat Bangka Tengah, Jasmani di Koba, Kamis.

Ia menjelaskan, program samsat keliling ini cukup efektif untuk meningkatkan pendapatan pajak dari kendaraan roda dua dan empat karena kesadaran wajib pajak cukup tinggi.

"Kami berharap tahun ini jumlah pendapatan pajak semakin meningkat, adapun jenis pajak yang kami pungut yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Air Permukaan (PAP)," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam program ini pihaknya menggunakan mobil keliling dan melakukan pelayanan secara online untuk memudahkan dalam melakukan penyimpanan data.

"Dalam melaksanakan kegiatan samsat keliling ink kami melibatkan instansi lainnya yaitu PJR, Asuransi dan lembaga perbankan," ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini masyarakat cukup antusias membayar pajak kendaraan melalui program samsat keliling karena tidak perlu lagi datang ke kantor.

"Ini juga upaya kami untuk memberikan pelayanan yang optimal, cepat dan mudah kepada masyarakat serta strategi untuk meningkatkan pendapatan pajak kendaraan," ujarnya.

Ia menghimbau agar masyarakat mengetahui jadwal samsat keliling, terutama di empat kecamatan yang ditunjuk sebagai tempat untuk menjalankan program ini.

"Bagian dari pajak ini juga akan dipergunakan untuk membangun fasilitas umum di Bangka Belitung, semakin taat pajak maka semakin cepat pula pembangunan daerah," katanya.


Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026