"Kami terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produk IKM ini agar berdaya saing di pasaran lokal, nasional dan internasional,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Jumlah industri kecil menengah (IKM) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada 2014 mencapai 11.057 unit atau bertambah 2.674 unit dibanding tahun sebelumnya yang hanya 8.383 unit.

"Kami terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produk IKM ini agar berdaya saing di pasaran lokal, nasional dan internasional," kata Kepala Disperindag Babel, Yuriswan di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan, sebanyak 11.075 unit IKM tersebut dengan rincian usaha kecil sebanyak 10.954 unit dan usaha menengah 103 unit yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.

Sebanyak 10.954 unit industri kecil tersebut yaitu industri sektor pangan 5.726 unit, sandang 463 unit, kimia dan bahan bangunan 2.346 unit, logam dan elektronika 1.428 unit serta industri kecil kerajinan 991 unit.

Sementara itu, 103 unit industri menengah dengan rincian industri menengah sektor pangan 27 unit, sandang satu unit, kimia dan bahan bangunan 16 unit, logam dan elektronika 58 unit serta industri kecil kerajinan satu unit.

"Saat ini pertumbuhan industri kecil cukup tinggi dan diperkirakan tahun ini industri kecil akan terus meningkat karena masyarakat menilai usaha ini cukup menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraannya," ujarnya.

Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas IKM ini, kata dia, pihaknya terus berusaha memberikan pelatihan yang lebih baik dan berkompeten, sehingga bisa membentuk SDM yang berkualitas dan handal dalam pengembangan IKM.

Selain itu, pihaknya juga membantu mempromosikan produk-produk kerajinan, produk makanan olahan, untuk mempermudah pemasaran produk IKM tersebut.

"Sampai saat ini dampak dari kenaikan tarif dasar listrik, gas elpij, bahan bakar minyak dan lainnya tidak mempengaruhi industri kecil menengah ini," ujarnya.

Namun demikian, ia berharap perajin dan pengusaha untuk terus meningkatkan manajemen usaha, kualitas produk dan lainnya, agar tidak mengalami kerugian yang berdampak buruk terhadap usaha yang ditekuninya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026