Jakarta (Antara Babel) - Pelaksana Tugas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan seluruh persiapan teknis Kongres ke IV PDIP yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, pada April 2015 sudah siap dan tidak ada persoalan dari sisi teknis dan tata cara persidangan.

"Seluruh tahapan kongres sudah dijalankan dengan baik, persiapan secara teknis sudah tidak ada persoalan di lapangan, dari aspek persidangan pembukaan dan putusan sudah dilakukan persiapan dengan baik," kata Hasto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu.

Hasto mengatakan DPP PDI-P saat ini sedang melakukan konsolidasi di semua tingkatan struktur partai dengan meminta bantuan Perhimpunan Ahli Psikologi Indonesia
   
Menurut dia, hal itu untuk membantu assesment dengan melihat aspek loyalitas, kepemimpinan ketrampilan manajemen, dan kemampuan kerja sama.

"Konsolidasi dari bawah jadi dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan diakhiri tanggal 11-12 (April) di tingkat nasional (Kongres)," ujarnya.

Dia menjelaskan PDI-P juga melakukan tes internal terkait pemahaman organisasi dan fungsi partai dan ditargetkan pada 20 Maret 2015 seluruh konsolidasi dinyatakan selesai.

Hasto menyatakan struktur kepengurusan partai dari pusat hingga tingkat kecamatan untuk kepengurusan partai periode yang baru, akan dibahas oleh komisi Anggaran Dasar dan anggaran Rumah Tangga (AD/ART) seusai Kongres nanti.

"Itu mengikuti apa yang diputuskan dalam kongres nanti, karena konsepsi utusan adalah yang diutus yang bawa apsirasi dari bawah," katanya.

Menurut Hasto nanti partainya melihat seluruh berita acara Konfercab, Konferda dalam satu nafas dengan hasil Rakernas keempat (di Semarang) yang saat itu secara bulat mengusulkan Megawati Soekarnoputri menjadi ketum kembali.

Kongres IV PDI-P tersebut akan digelar pada 9-12 April 2015 di Nusa Dua, Bali. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke IV di Semarang, Jawa Tengah, secara bulat memastikan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI-P secara aklamasi yang akan ditetapkan pada Kongres ke-IV.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026