"Pada tahun ini, kami fokus mengembangkan pasar tani, pasar ternak, kios daging, untuk meningkatkan nilai jual hasil petani di daerah itu,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan mengembangkan infrastruktur dan kelembagaan pasar pertanian untuk memudahkan petani menjual hasil pertaniannya.

"Pada tahun ini, kami fokus mengembangkan pasar tani, pasar ternak, kios daging, untuk meningkatkan nilai jual hasil petani di daerah itu," kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) Babel Toni Batubara di Pangkalpinang, Sabtu.

Selama ini, kata dia, infrastruktur pasar pertanian petani lokal ini masih kurang memadai, sehingga mempengaruhi harga jual beras, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar dan sapi, ayam potong serta lainnya.

"Sebagian besar hasil petani lokal ini dijual di lapak-lapak pasar tradisional, tidak tertata rapi, bahkan pedagang atau petani menjual beralaskan plastik di atas trotoar pasar itu," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan dan pembangunan pasar pertanian ini penting untuk mempromosikan produk pertanian petani lokal.

Selain itu, untuk menjaga stabilisasi harga produk pertanian, pengembangan jaringan pasar yang terintegrasi dengan baik antara sentra produksi dengan sentra konsumen melalui unit pelayanan informasi pasar.

"Kami berharap dengan adanya pengembangan pasar pertanian ini, dapat meningkatkan pendapatan petani, pada akhirnya petani semakin bersemangat mengembangkan usaha pertaniannya," ujarnya.

Ia mengatakan, apabila hasil pertanian lokal ini tidak didukung dengan infrastruktur dan mekanisme pasar yang baik, dapat merugikan petani karena harga hasil pertanian yang rendah dan pada akhirnya petani enggan mengembangkan usaha pertaniannya.

"Selama ini, pada saat panen raya, petani sulit memasarkan hasil pertaniannya, karena infrastruktur dan mekanisme pasar yang kurang baik. Pada akhirnya harga hasil pertanian lokal itu anjlok dan dapat merugikan petani, karena biaya pengelolaan tidak sebanding dengan pendapatan dari penjualan hasil pertaniannya," ujarnya.


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026