"Berdasarkan evaluasi 2014, pemprov belum konsisten menjalankan program kerja yang tertuang di RPJMD,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Kementerian Dalam Negeri meminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung konsisten menjalankan program yang terdapat dalam RPJMD.

"Berdasarkan evaluasi 2014, pemprov belum konsisten menjalankan program kerja yang tertuang di RPJMD," ujar Inspektur Jenderal Kemendagri, Maliki Heru Santoso pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Babel di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, secara nasional masih banyak daerah yang belum menjabarkan programnya ke dalam APBD dan RKPD, sehingga banyak kegiatan yang tidak singkron.

"Selama ini Pemprov Babel belum menjabarkan program RPJMD dan ini menjadi catatan penting agar dalam menyusun RKPD agar disesuaikan dengan RPJMD, sehingga tidak ada temuan," tegasnya.

Untuk itu, menurut dia Pemprov Babel perlu meningkatkan transparansi anggaran program dalam RPJMD, APBD, dan RKPD agar berjalan dan dapat dipenuhi dengan konsisten.

"Pemprov harus ada sistem pengendalian internal," pesannya.

Menanggapi hal itu Gubernur Kepulauan Babel, Rustam Effendi mengakui ada beberapa program yang belum dijabarkan dan belum singkron, namun ia tak mengiginkan hal itu terjadi lagi pada tahun-tahun mendatang.

"Saat ini kami tegaskan kepada Bappeda agar hal tersebut tidak terjadi lagi dan musrenbang ini bisa dijadikan sebagai evaluasi dan sinkronisasi terhadap data yang diprogramkan," tegasnya.

Pada 2016, kata dia, pihaknya akan mengefektifkan laporan realisasi program kerja per triwulan sehingga tidak numpuk pada akhir tahun.

"Saya tegaskan masing-masing SKPD segera melakukan evaluasi per triwulan, kita akan panggil SKPD untuk memaparkan progresnya," katanya.

Pewarta: Septi Artiana
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026