"Kami berharap aktivitas penebangan bisa dicegah dan para pemecah batu gunung juga tidak melakukan aktivitasnya di lokasi hutan itu karena merupakan salah satu potensi wisata sejarah,"
Muntok (Antara Babel) - Tokoh pemuda Dayabaru Muntok, Kepulauan Bangka Belitung mengajak warga di daerah itu menjaga kelestarikan alam di sekitar lokasi Gua Pak Rotek dengan tidak melakukan penebangan pohon dan mengambil batu gunung.

"Kami berharap aktivitas penebangan bisa dicegah dan para pemecah batu gunung juga tidak melakukan aktivitasnya di lokasi hutan itu karena merupakan salah satu potensi wisata sejarah," ujar tokoh pemuda Muntok, Suranto di Muntok, Minggu.

Ia mengatakan, Gua Pak Rutek merupakan lokasi yang diduga sebagai salah satu situs peninggalan sejarah yang memiliki nilai-nilai tinggi perjuangan warga lokal keluar dari penindasan kaum penjajah.

"Pendekar Pak Rutek semasa hidupnya berjuang keluar dari penindasan dan kemiskinan, kisahnya mirip dengan kisah Si Pitung dari Betawi," kata dia.

Menurut Suranto, beberapa waktu lalu terjadi penebangan pohon di hutan sekitar gua yang dikhawatirkan akan menimbulkan perambahan lebih besar di hutan kaki Gunung Menumbing tersebut.

Selain penebangan kayu, kata dia, banyaknya batu berukuran cukup besar di sekitar lokasi juga cukup menggiurkan bagi para petambang dan pemecah batu untuk dieksploitasi dijadikan material bangunan.

"Kami berharap pemerintah tanggap akan kondisi di lapangan yang seperti itu, minimal di sekitar lokasi diberi rambu peringatan larangan penebangan atau penambangan," kata dia.

Ia mengatakan, selama ini warga kampung selalu mengingatkan warganya agar tidak melakukan perusakan lingkungan di sekitar lokasi gua dan upaya tersebut cukup berhasil.

Namun, menurut dia, tingginya animo masyarakat untuk berkebun atau menambang batu saat ini dikhawatirkan akan berdampak pada kelestarian hutan dan alam sekitar Gua Pak Rutek.

"Kalau warga kampung setempat kami yakin masih bisa dicegah karena mereka masih menjaga nilai-nilai sejarah gua tersebut, namun untuk warga luar kampung ini yang kami tidak yakin bisa membendungnya," kata dia.

Selain membuat plang larangan, kata dia, akses jalan menuju lokasi juga perlu diperhatikan untuk memudahkan pengunjung.

"Jika digarap lebih serius, kami yakin Gua Pak Rutek akan menjadi salah satu lokasi wisata andalan yang tentunya akan membawa nilai tambah bagi warga setempat dan daerah," kata dia.  


Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026