"Jangan hanya mengharapkan hasil tangkapan ikan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi harus lebih kreatif misalnya menjalankan usaha sampingan selain melaut,"Koba (Antara Babel) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Dedy Muchiyat menyatakan, masyarakat pesisir harus lebih kreatif untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
"Jangan hanya mengharapkan hasil tangkapan ikan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi harus lebih kreatif misalnya menjalankan usaha sampingan selain melaut," katanya di Koba, Minggu.
Ia menjelaskan, sekarang ini Dinas Kelautan dan Perikanan sedang konsentrasi dalam melakukan pembinaan ekonomi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.
"Di antara upaya pemerintah adalah mengembangkan usaha ekonomi kreatif, misalnya menjadikan ikan sebagai bahan baku untuk membuat kerupuk atau produk lainnya," katanya.
Ia mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif ini sudah dilakukan di beberapa kecamatan seperti pembinaan ekonomi masyarakat pesisir di Pulau Semujur.
"Di Semujur rencananya akan dikembangkan produk pengolahan ikan asin yang bahan bakunya dari ikan yang kondisinya sudah tidak segar lagi," ujarnya.
Demikian juga kata dia, di kampung nelayan pesisir lainnya akan dikembangkan produk ekonomi kreatif yang bahan bakunya dari ikan.
"Dengan demikian, maka bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan sehingga nelayan tidak identik lagi dengan kemiskinan," ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya membangun rumah ikan atau rumpon di beberapa titik yang kondisi karangnya sudah rusak.
"Kami bangun rumah ikan buatan atau rumpun sebagai tempat bersarang ikan, sehingga bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan dan tidak perlu lagi melaut jauh ke tengah," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.