"Saya optimistis sektor pariwisata segera pulih dan dapat dikunjungi oleh wisatawan daerah berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri mengingat sebaran COVID-19 terus menurun," katanya di Sungailiat, Sabtu.
Bahkan kata dia, sudah terdapat beberapa wilayah kecamatan yang status wilayahnya aman atau tidak ditemukan kasus sebaran COVID-19 seperti di wilayah Kecamatan Bakam dan Mendo Barat.
"Dengan pulihnya sektor pariwisata tentunya memberikan dampak positif pada perkembangan sektor lainnya terutama sektor usaha kerakyatan yang didominasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah," jelasnya.
Kedua sektor ini menurut Mulkan saling berdampingan atau tidak dapat dipisahkan sehingga memberikan konstribusi meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun kata dia, tidak hanya menghambat kepariwistaan di daerahnya melainkan di seluruh Indonesia bahkan dunia.
"Sektor UMKM sudah kami persiapkan untuk menyambut bangkitnya kembali kepariwisataan seperti memperkuat sumber daya pelaku usaha sektor mikro," katanya.
Pihaknya mendorong kelompok sadar wisata yang dikelola masyarakat langsung dapat memaksimalkan pengembangan pariwisata mengingat potensi destinasi wisata cukup banyak tersebar di wilayah kecamatan dengan berbagai jenis wisata.
"Selain angka kasus yang menurun, layanan vaksinasi terus kami maksimalkan untuk mencapai target sasaran 70 persen vaksin hingga akhir tahun," jelasnya.
Pewarta: KasmonoUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.