Pangkalpinang, 10/4 (Antara) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Babel Syahrizal Tanjung mengingatkan warga yang tinggal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengantisipasi bahaya kekeringan saat kemarau tiba dengan melakukan berbagai persiapan.

"Setelah musim hujan berakhir maka akan datang musim kemarau, dan bisa dipastikan setiap musim kemarau Babel mengalami kekeringan, oleh sebab itu warga harus segera mengantisipasinya," kata Syahrizal di Pangkalpinang, Rabu.

Syahrizal mengatakan bahwa banyaknya kolam galian bekas tambang atau "lubang camuy", pada musim hujan akan menimbulkan berbagai penyakit antara lain epidemi malaria dan cikungunya.

Selain itu, masalah penyediaan air bersih di Babel akan menjadi tantangan tersendiri di saat musim kemarau, katanya.

"Oleh karena itu, kami senantiasa berkoordinasi dengan dinas sosial untuk membantu melakukan pengadaan bantuan air bersih," katanya.

Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau akan datang lebih cepat dari biasanya.

Sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau pada bulan April, Mei, dan Juni 2013.

Namun demikian, terdapat beberapa daerah di 15 zona musim yang akan memngalami kemarau lebih awal mulai bulan Februari dan Maret 2013.

Selain penyakit malaria, BPBD juga mengingatkan warga Babel untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, terutama di daerah yang terdapat banyak semak kering.

Sementara itu, di penghujung musim hujan, BPBD meminta warga berhati-hati terhadap bencana longsor dan angin puting beliung.

Mengenai cadangan logistik dan peralatan tanggap bencana, BPBD Babel telah menyiagakan semua kebutuhan, bahkan beberapa waktu lalu BPBD Babel menerima bantuan logistik dari pemerintah pusat.

Bantuan dari pusat pusat tersebut berupa lima unit mobil operasional , termasuk mobil komando, truk serba guna, ambulans, mobil toilet dan mobil komunikasi yang dilengkapi dengan satelit.

Selain itu, Babel juga menerima enam buah kendaraan air berupa satu unit perahu karet berukuran 10 orang, dua unit mesin perahu karet kapasitas 25PK dan tiga unit mesin perahu karet berkapasitas 40 PK.

Pewarta: Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor : Ida

COPYRIGHT © ANTARA 2026