"Terhitung mulai 15 Maret hingga 1 Mei 2013 kegiatan sosialisasi ditingkatkan melalui media cetak, elektronik, radio, talkshow dan kegiatan lainnya,"Pangkalpinang,(Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengencarkan sosialisasi Sensus Pertanian 2013 untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat di daerah itu.
"Terhitung mulai 15 Maret hingga 1 Mei 2013 kegiatan sosialisasi ditingkatkan melalui media cetak, elektronik, radio, talkshow dan kegiatan lainnya," ujar Kabid Integrasi Pengelolaan dan Desiminasi Statistik (IPDS) BPS Babel Agusman Simbolon di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menjelaskan, untuk menyukseskan kegiatan Sensus Pertanian itu pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan media massa serta membentuk apel siaga di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Babel yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.
"Melalui apel siaga ini kepala daerah ikut menyosialisasikan kegiatan sensus kepada pimpinan SKPD, camat, lurah hingga RT sehingga petugas pencacah mudah mendata hasil pertanian, perkebunan, peternakan, pengusaha pertanian dan perkebunan di daerah ini," ujarnya.
Ia mengatakan, sebetulnya kegiatan sosialisasi Sensus Pertanian sudah dimulai sejak awal Maret 2013 melalui pemasangan spanduk di sepanjang jalan utama provinsi, kabupaten, pembagian pamflet dan kegiatan pertemuan lainnya.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan sosialisasi ini akan meningkatkan animo warga untuk memberikan informasi pertanian, peternakan, perkebunan yang sebenar-benarnya kepada petugas, sehingga data yang diperoleh nanti merupakan data riil, akurat dan terpecaya," ujarnya.
Menurut dia, Sensus Pertanian untuk mendapatkan data statistik pertanian terkini yang lengkap dan akurat sebagai gambaran kondisi pertanian dan data ini bisa digunakan untuk pengambilan kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
"Untuk mendapatkan berbagai informasi tentang jumlah usaha pertanian, rumah tangga petani, komoditas pertanian serta distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas yang akurat diperlukan kecerdasan petugas mendata hasil pertanian diperlukan kerjasama semua pihak," ujarnya.
Ia mengatakan, data Sensus Pertanian 2013 merupakan kunci akses dalam upaya peningkatan akurasi data statistik tanaman pangan yang dapat dijadikan sebagai indikator ketahanan pangan, memberikan informasi ketersediaan pangan serta jenis komoditas pendukung diversifikasi pangan berbasis komoditi lokal.
Pewarta: pewarta: aprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.