Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyampaikan nilai tukar petani (NTP) Provinsi Kepulauan Babel pada Juni 2026 sebesar 162,13 atau naik 2,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya 158,65, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani di daerah itu.
"Semakin tinggi kenaikan NTP ini maka akan semakin sejahtera petani di daerah ini," kata Kepala BPS Kepulauan Babel, Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan hasil pemantauan harga perdesaan di enam kabupaten se-Provinsi Kepulauan Babel yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung pada Juni 2026, maka diperoleh NTP naik 2,20 persen.
"Kenaikan NTP ini disebabkan naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) 3,03 persen sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) juga naik namun lebih rendah 0,82 persen," ujar dia.
Ia mengatakan peningkatan NTP pada Juni tahun ini dipengaruhi oleh naiknya indeks pada subsektor tanaman pangan 0,59 persen dan tanaman perkebunan rakyat sebesar 3,13 persen.
Sebaliknya, penurunan terjadi di subsektor hortikultura sebesar 9,46 persen, peternakan sebesar 1,21 persen dan subsektor perikanan turun sebesar 0,10 persen.
Ia mengatakan It merupakan indikator yang menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada Juni 2026, secara umum It sebesar 206,06 atau naik 3,03 persen dibanding bulan sebelumnya 199,99.
"Kenaikan It ini karena naiknya It subsektor tanaman pangan 1,25 persen, tanaman perkebunan rakyat 4,01 persen dan perikanan 0,57 persen. Sebaliknya, penurunan terjadi tanaman hortikultura 8,69 persen dan peternakan turun 0,73 persen," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui Ib dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.
"Pada Juni tahun ini, secara umum Ib sebesar 127,09 atau naik 0,82 persen bila dibanding Ib bulan sebelumnya 126,06," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.