"Bantuan siap disalurkan kepada kelompok petani di Pulau Bangka dan Belitung, karena 300 ekor masih tahap karantina di Balai Karantina Pertanian,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyalurkan 300 ekor sapi indukan untuk meningkatkan populasi ternak sapi di daerah itu.

"Bantuan siap disalurkan kepada kelompok petani di Pulau Bangka dan Belitung, karena 300 ekor  masih tahap karantina di Balai Karantina Pertanian," kata Kabid Peternakan Distanbunnak Babel M. Rosdham Ali di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan dana bantuan sapi indukan ini berasal dari APBD 2015, sebagai upaya pemerintah provinsi mewujudkan daerah berswasembada daging.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini akan mempercepat perkembangan dan populasi ternak sapi, sehingga pemerintah daerah tidak perlu lagi mendatangkan sapi potong dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat," ujarnya.

Menurut dia saat ini minat petani mengembangkan usaha peternakan sapi sudah mengalami peningkatan seiring banyaknya antrean kelompok tani untuk mendapatkan bantuan sapi indukan ini.

"Pada tahun ini kita hanya menyalurkan 300 ekor sapi indukan, karena keterbatasan anggaran, sehingga diharapkan kelompok petani yang belum mendapatkan bantuan untuk bersabar," ujarnya.

Untuk meringankan beban petani mengembangkan peternakan sapi, kata dia, pihaknya pada tahun depan akan kembali menyalurkan bantuan sapi indukan.

"Kami sudah mengajukan anggaran untuk pengadaan bantuan indukan sapi tahun depan, sehingga kelompok petani yang belum mendapatkan bantuan tersebut," ujarnya.

Pada tahun ini populasi sapi petani mencapai 15.000 ekor lebih atau mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya kisaran 10 ribu ekor.

"Target populasi sapi petani pada 2017 ditargetkan 35 ribu ekor, sehingga petani sudah bisa menjual dan menikmati usahanya dalam mengembangkan ternak sapi ini," ujarnya. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026