Mafia daging sapi ini mengakibatkan harga daging di pasar melambung tinggi yang memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi bertekad memberantas mafia daging sapi yang mengganggu perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Mafia daging sapi ini mengakibatkan harga daging di pasar melambung tinggi yang memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," kata Rustam Effendi di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-70 Proklamasi Kemerdekaan RI, beliau mengingatkan pemerintah daerah untuk berperan mencegah dan memberantas mafia daging sapi.

"Mafia daging sapi yang terjadi baru-baru ini telah mengganggu aktivitas ekonomi bangsa ini," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diminta dinas terkait dan pemerintah kabupaten/kota untuk lebih meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak sapi potong, stok daging untuk menjaga stabilitas harga daging dan ekonomi masyarakat.

"Jangan sampai terjadi penimbunan ternak dan daging sapi, seperti yang terjadi di daerah lain beberapa waktu lalu," ujarnya.

Selama ini, kata dia, pemerintah dalam memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat masih mengandalkan pasokan dari daerah sentra produksi sapi di Pulau Jawa dan Sumatera, karena ketersediaan sapi potong yang masih kurang memadai.

"Kita masih tahap pengembangan peternakan sapi dan tiga tahun kedepan daerah ini tidak lagi mendatangkan sapi dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026