"HUT RI tahun ini terlihat berbeda dengan tahun sebelumnya, ada penampilan atraksi tari kolosal menjelang detik-detik proklamasi,"Koba (Antara Babel) - Tari kolosal yang menceritakan sejarah perjuangan rakyat di daerah dalam merebut kemerdekaan mewarnai upacara peringatan detik-detik proklamasi dan HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin.
"HUT RI tahun ini terlihat berbeda dengan tahun sebelumnya, ada penampilan atraksi tari kolosal menjelang detik-detik proklamasi," kata Wakil Bupati Bangka Tengah, Patrianusa Sjahrun usai menghadiri upacara HUT RI di Koba, Senin.
Ia menjelaskan, tarian kolosal tersebut menceritakan tentang kegigihan masyarakat Bangka Tengah dalam merebut kemerdekaan dan melawan penjajah dengan semangat pantang menyerah.
"Tentu atraksi seni kolosal ini cukup bagus untuk mengenalkan kepada generasi sekarang terkait kegigihan para pejuang daerah dalam merebut kemerdekaan," ujarnya.
Menurut dia, tarian kolosal yang bernapaskan sejarah perjuangan rakyat daerah harus terus muncul setiap tahun dan disosialisasikan di semua lembaga pendidikan.
"Generasi muda harus benar-benar mengenal para pahlawan dan pejuang daerahnya, jika perlu masukkan dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolah," ujarnya.
Ia mengharapkan hari kemerdekaan menjadi momentum bagi semua kalangan untuk memiliki semangat membangun dalam mengisi kemerdekaan.
"Pada HUT RI ke-70 ini diharapkan menjadi momentum bagi semua kalangan, baik pemerintah, pihak swasta dan masyarakat untuk memiliki semangat dalam memajukan daerah di berbagai bidang," ujarnya.
Ia mengatakan, memperingati HUT RI tidak hanya sebatas seremonial saja tetapi harus dimaknai dengan penuh rasa syukur dan mengisi kemerdekaan itu dengan pembangunan.
"Semangat nasionalisme itu adalah semangat membangun dan semangat menjalin persatuan dan kesatuan," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.