Pangkalpinang, (ANTARA Babel) - Stok gula pasir dan terigu di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat hingga dua minggu ke depan.

"Saat ini persediaan gula pasir dan terigu cukup hingga akhir November 2012," kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel Ridwan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan, stok gula pasir di tingkat pedagang distributor di Babel mencapai 622 ton dengan rincian PT Bina Purnama Bersama 70 ton dan PT Globus Internusa Belitung 200 ton, PT Bangka Alam Sejahtera 100 ton, UD Mawar Jaya 210 ton, CV AS 12 ton dan Akon 30 ton.

Harga gula pasir di tingkat pengecer masih normal yaitu Rp12.000,00 per kilogram (kg).

Sementara itu, untuk stok tepung terigu di Pangkalpinang mencapai 185 ton dan diperkirakan cukup untuk memenuhi permintaan konsumen hingga dua minggu ke depan.

"Perkembangan harga tepung terigu juga masih normal yaitu tepung terigu merk segi tiga biru kualitas medium Rp7.000 per kg dan merk cakra kembar 6.000 per kg," katanya.

Mengingat dalam waktu dekat ini ada hari raya besar keagamaan yaitu Tahun Baru Hijriah 1434 Hijriah, kata Ridwan, dipastikan akan terjadi peningkatan permintaan barang dari konsumen.

Oleh karena itu, kata dia, untuk mengatasi pelonjakan permintaan tersebut para pedagang distributor diminta untuk terus meningkatkan stok barangnya untuk mengantisipasi kelangkaan barang yang mengakibatkan pelonjakan harga barang yang cenderung memberatkan konsumen.

Selain itu, Disperindag juga melakukan pemantauan harga barang secara rutin untuk mengantispasi adanya pelonjakan harga barang secara sepihak.

"Jika nantinya ada pedagang yang secara sengaja menaikkan harga barang dan dianggap memberatkan konsumen maka pemerintah akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan prosedur yang berlaku," tegasnya.



Editor : Wira Suryantala

COPYRIGHT © ANTARA 2026