Saya menduga, kabut asap yang menyelimuti Kota Sungailiat dan daerah lainnya akibat asap dari kebakaran hutan dibeberapa tempat di Palembang, asap tertiup angin ke Bangka Belitung."
Sungailiat (Antara Babel) - Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Asep Setiawan menduga kabut asap yang menyelimuti daerah ini akibat tiupan angin dari Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, yang terjadi kebakaran hutan.

"Saya menduga, kabut asap yang menyelimuti Kota Sungailiat dan daerah lainnya akibat asap dari kebakaran hutan dibeberapa tempat di Palembang, asap tertiup angin ke Bangka Belitung," katanya di Sungailiat, Jumat.

Dia berharap kabut asap yang menyelimuti kota itu dapat hilang pada besok hari, dan ketebalan kabut asap belum menganggu jarak padang masyarakat.

"Meskipun seluruh kota Sungailiat sudah diselimuti kabut asap, namun belum menganggu jarak pandang masyarakat yang melakukan aktivitas," katanya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat melalui pihak Camat, Kepala Desa sampai ke RT agar menyarankan masyarakat setempat tidak membakar sampah sembarangan terutama melarang membakar hutan dengan apapun alasannya.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat melalui pihak terkait agar tidak membakar sampah sembarangan atau membakar hutan karena dapat dengan mudah api meluas kehutan lainnya," katanya.

Sementara kualitas udara meskipun sudah diselimuti asap, kata dia, belum rawan bagi masyarakat, berbeda dengan kota Palembang yang menyarankan masyarakat memakai masker pada saat keluar rumah, bahkan pemerintah setempat pernah meliburkan akitivatas belajar mengajar selama dua hari.

"Saya juga mengimbau kepada seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit agar tidak membakar hutan karena dapat dikenai sanksi pidana," ujarnya.



Pewarta: Kasmono
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026