Kabut asap cukup tebal, maka kami datangkan tim dari Palembang untuk mengecek kualitas udara, apakah masih ambang batas atau sudah mengganggu kesehatan."Koba (Antara Babel) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendatangkan tim laboratorium dari Kota Palembang, Sumatera Selatan untuk mengecek kualitas udara di daerah itu.
"Kabut asap cukup tebal, maka kami datangkan tim dari Palembang untuk mengecek kualitas udara, apakah masih ambang batas atau sudah mengganggu kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Bahrun S Sutrisno di Koba, Jumat.
Ia menjelaskan, pada Jumat (18/9) pagi hingga sore kabut asap cukup tebal dari biasanya sehingga dikhwatirkan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat.
"Makanya kami datangkan tim ahli pengecekan kualitas udara dari Palembang untuk mengetahui secara pasti dan bisa dilakukan langkah antipasi," ujarnya.
Menurut dia, secara kasat mata memang kabut asap cukup tebal dan mengganggu pemandangan serta membuat mata perih namun harus dipastikan apakah berdampak terhadap kesehatan.
"Kami belum memiliki alat untuk mengukur kualitas udara, makanya kami datangkan tim dari Palembang dan segera diantisipasi setelah hasil labor keluar," ujarnya.
Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat menggunakan masker saat berkendaraan di lokasi kabut asap tebal.
"Kami juga sudah membagikan ribuan masker kepada warga, terutama kepada pengendara yang melewati beberapa ruas jalan di daerah ini," ujarnya.
Ia menyatakan, hingga sekarang belum ada laporan warga yang terserang penyakit ispa akibat kabut asap menyelimuti daerah ini.
"Belum ada warga yang mengeluh sakit radang tenggorokan akibat menghirup kabut asap tebal yang menyelimuti daerah ini," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.