Pembangunan museum tenun cual diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat mengembangkan kerajinan cual dan dapat menjadi icon pariwisata daerah ini."Pangkalpinang (Antara Babel) - Yayasan Ishadi Cual Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun museum tenun cual guna melestarikan tenun khas daerah itu.
"Pembangunan museum tenun cual diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat mengembangkan kerajinan cual dan dapat menjadi icon pariwisata daerah ini," kata Ketua Yayasan Ishadi Cual, Ishadi di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan peletakan batu pertama pembangunan museum tenun cual ini akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2015, oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi.
"Pada peletakan batu pertama nanti akan digelar pameran berbagai macam kain cual kuno dengan motif dan warna yang berbeda-beda dan memiliki sejarah tersendiri," ujarnya.
Menurut dia kain cual yang dipajang nanti merupakan cual kuno berumur hampir 200 tahun serta memiliki corak dan motif yang berbeda-beda serta memiliki nilai sejarah.
Selain itu juga akan disediakan alat pembuat kain cual manual bagi siapa saja yang ingin melihat atau belajar menenun kain cual.
"Siapa saja bisa belajar, karena nantinya ada juga ruang khusus pelatihan bagi yang ingin belajar," katanya.
Ia mengatakan dana yang dibutuhkan untuk membangun museum tersebut diprediksi senilai Rp4 miliar.
"Diharapkan ada kerja sama dari pemerintah daerah, kementerian terkait dan BUMN untuk mendukung pembangunan museum cual ini," katanya.
Pewarta: Septi ArtianaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.