Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi dana yang cukup untuk operasional PMI karena sangat sulit bagi PMI bergerak kalau tidak didukung ketersediaan dana yang memadaiPangkalpinang (Antara Babel) - Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Radmida Dawam berharap pemerintah daerah memberikan kontribusi dana minimal Rp1 miliar per tahun untuk menjalankan program dan kegiatan-kegiatan kemanusiaan.
"Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi dana yang cukup untuk operasional PMI karena sangat sulit bagi PMI bergerak kalau tidak didukung ketersediaan dana yang memadai," ujarnya di Pangkalpinang, Kamis.
Menurut Radmida, hasil kerja PMI seakan memang tidak kelihatan karena memang yang dibangun adalah manusia yang berjiwa sosial dan kemanusian.
Dalam memenuhi stok kebutuhan darah, PMI tidak bisa hanya bekerja sendiri tapi harus didukung pemerintah untuk menggerakkan masyarakat agar semakin peduli menjadi pendonor yang sehat.
"Kebutuhan darah di Bangka Belitung ini semakin meningkat seiring laju pertumbuhan penduduk yang kian pesat. Maka dalam hal ini pemda sangat perlu untuk menganggarkan dana bagi PMI di masing-masing wilayahnya karena selama ini dana yang tersedia sangat minim," ujarnya.
Ia berharap masyarakat semakin peduli dengan keberadaan PMI dan lebih menyadari akan pentingnya setetes darah bagi nyawa orang lain.
"Di tengah kondisi anggaran PMI Bangka Belitung yang sangat terbatas kita ingin tetap terus berupaya melaksanakan berbagai kegiatan," katanya.
Pewarta: Septi ArtianaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.