Kami mengakui melakukan pelanggaran, tetapi itu tidak akan kami lakukan jika tidak dimulai tim sebelah
Koba (Antara Babel) - Tim sukses dua pasangan calon pemilihan kepala daerah kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung saling bantah dalam rapat pleno KPU penetapan daftar pemilih tetap (DPTb1).

Abdi Ansori, tim pemenangan pasangan Patrianusa Sjahrun-Habibullah, Rabu menyatakan pasangan Erzaldi-Ibnu yang disebutnya 'tim sebelah' juga banyak melakukan pelanggaran terutama terkait dengan pemasangan alat peraga kampanye.

"Kami mengakui melakukan pelanggaran, tetapi itu tidak akan kami lakukan jika tidak dimulai tim sebelah," ujarnya dalam forum rapat pleno terbuka.

Ia juga melihat masih ada alat peraga kampanye dari tim Erzaldi-Ibnu yang melakukan pelanggaran atau memasang alat peraga kampanye diluar ketentuan yang sudah ditetapkan.

"Pada intinya kami tidak akan melakukan pelanggaran sepanjang tidak ada yang memulai dan kami sudah memasangnya sesuai aturan, pihak Panwaslu silahkan melakukan penertiban dan menegur jika itu melanggar," ujarnya.

Sementara Andi Kurniawan, tim dari pasangan calon Erzaldi Rosman-Ibnu Saleh meminta pihak Panwaslu menegur jika terjadi pelanggaran kampanye terutama terkait pemasangan alat peraga.

"Kami tidak ingin terjadi perselisihan sesama tim sukses, jangan sampai pasangan calon saling rangkul tetapi malah tim suksesnya saling bertengkar," ujarnya.

Ia mengatakan, pada prinsipnya sebagai tim pemenangan pasangan calon tetap menaati aturan dalam rangka menciptakan Pilkada yang aman dan kondusif.

"Terkait kemungkinan ada pemasangan alat peraga kampanye yang melanggar aturan, kami akan mengingatkan tim yang ditugaskan untuk memasangnya," ujarnya.

Demikian juga kata dia tim dari pasangan calon yang lain untuk sama-sama mengingatkan sehingga Pilkada berjalan aman tanpa ada konflik horizontal.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026