Ada sebanyak 700 orang atau 5 persen dari 14 ribu guru tidak mengikuti UKG dengan berbagai alasan
Pangkalpinang (Antara) - Jumlah guru yang tidak mengikuti uji kompetensi guru (UKG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 5 persen dari total sekitar 14 ribu guru yang seharusnya mengikutinya.

"Ada sebanyak 700 orang atau 5 persen dari 14 ribu guru tidak mengikuti UKG dengan berbagai alasan," ujar Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Babel, Enang Ahmadi di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan, para guru itu tidak mengikuti UKG tersebut dikarenakan berbagai hal. Ada yang karena sedang sakit, mata pelajarannya salah, dan sebagainya.

"Guru yang tidak mengikuti UKG akan diikutsertakan dalam ujian susulan pada Desember nanti," katanya.

Sejauh ini sekitar 13 ribu lebih atau 95 persen guru sudah mengikuti UKG dan berjalan dengan lancar.

"Hasil UKG akan diumumkan serentak pada Hari Guru 25 November nanti," jelasnya.

Ia berharap guru-guru yang sudah mengikuti UKG bisa memenuhi kriteria ketuntasan maksimal (KKM) yang telah ditentukan pusat.

"Mudah-mudahan kita dapat mempertahankan posisi tiga besar nasional dalam uji kompetensi," ujarnya.

Ia menjelaskan, KKM pada UKG tahun 2015 sebesar 5,5 dan nilai yang berada di bawah itu dinyatakan tidak lulus.

Ia berharap guru yang belum mengikuti UKG dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian susulan.

Pewarta: septi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026