Kelas berbasis digital atau digital class merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi, ,,,,,,"
Pangkalpinang (Antara Babel - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendeklarasikan kelas berbasis digital dimana proses pembelajaran di sekolah yang bersifat manual akan mulai dikonversikan dengan menggunakan media digital.

"Kelas berbasis digital atau digital class merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi, murid-murid bisa berkomunikasi antarsekolah daerah maupun antarsekolah negara, media yang digunakan bisa seperti laptop, tablet atau handphone," kata Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan, pembelajaran dengan metode seperti itu akan lebih efisien karena dapat menumbuhkan semangat belajar siswa, sehingga dapat memperbaiki kualitas sumber daya manusia.

"Kita harus mengikuti perkembangan zaman, kalau masih menggunakan cara pembelajaran lama kita akan jauh tertinggal sebab sekarang zamannya dunia maya," ujarnya.

Menurut dia, dalam penerapan pembelajaran kelas itu ada segi positif dan negatifnya, maka itu diperlukan kerja sama untuk mengawasi anak didik kita agar pemanfaatannya benar-benar digunakan dengan baik.

"Sisi positifnya siswa lebih cepat menyerap pelajaran dengan adanya pembelajaran visualisasi, lebih mudah diingat, sedangkan sisi negatifnya dikhawatirkan dalam kelas tersebut akan disalahgunakan karena komunikasi tidak terbatas lagi dengan sekolah diluar negeri pun kita bisa berkomunikasi di kelas, maka itu perlu pengawasan dari pihak sekolah dan keluarga," ujarnya.

Ia berharap, penerapan kelas berbasis digital dapat berjalan dengan lancar, siswa dapat bersaing dengan baik dan kota ini dapat memunculkan generasi penerus yang cerdas dan berprestasi.

"Semoga dengan penerapan kelas tersebut semua siswa menjadi anak yang cerdas dan bertakwa, namun dalam penerapan kelas itu kita harus melihat efek negatif yang timbul agar ke depannya dapat diantisipasi," ujarnya.


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026