Pencegahan dan penanggulangan zoonosis ini sangat penting, mengingat kasus penularan penyakit hewan kepada manusia atau sebaliknya yang terus meningkat.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar rapat koordinasi zoonosis, guna mencegah masuknya penyakit yang ditularkan dari hewan kepada manusia atau sebaliknya di daerah itu.

"Pencegahan dan penanggulangan zoonosis ini sangat penting, mengingat kasus penularan penyakit hewan kepada manusia atau sebaliknya yang terus meningkat," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi di Pangkalpinang, Kamis.

Zoonosis adalah infeksi yang ditularkan di antara hewan vertebrata dan manusia atau sebaliknya. Saat ini 70 persen dari jenis penyakit baru yang menyerang manusia berasal dari hewan atau mengalami peningkatan, berbahaya dan mengancam masyarakat di negeri ini.

"Kita perlu melakukan langkah-langkah dan strategi guna mencegah, menanggulangi penyakit zoonosis ini," katanya.

Ia mengatakan, Babel merupakan provinsi kepulauan yang memiliki banyak pintu masuk, sehingga potensi masuknya berbagai penyakit zoonosis cukup tinggi.

"Hampir 90 persen konsumsi daging sapi masih didatangkan dari luar provinsi. Hal ini sangat berpotensi masuknya berbagai penyakit bersama ternak dari luar daerah itu," katanya.

Untuk itu, kata dia, dengan adanya rakor ini dapat mempercepat kerja sama lintas sektoral antarseluruh anggota Komisi Zoonosis di pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota.

"Kita berharap pencegahan penyakit zoonosis dapat mendorong program wisata, karena wisatawan akan merasa aman dan nyaman berwisata di daerah ini," harapnya.

Pada kegiatan Rakor Zoonosis di Pangkalpinang, Kamis bertemakan Save Zero Zoonosis di Kepulauan Babel dihadiri  Direktorat Managemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Ditjen Bina Administrasi dan Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, Komnas Zoonosis, Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Ditjen P2PL, Kementerian Kesehatan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Balai Karantina Pertanian dan seluruh anggota Komisi Zoonosis tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026