Pada tahun ini kita akan bangun saluran irigasi baru, agar petani tidak lagi kesulitan air sawah selama musim kemarau.Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 2016 mengganggarkan Rp60 miliar untuk membangun jaringan irigasi, guna mewujudkan Program Nawacita Presiden RI Joko Widodo dalam meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
"Pada tahun ini kita akan bangun saluran irigasi baru, agar petani tidak lagi kesulitan air sawah selama musim kemarau," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Babel, Hasanuddin di Pangkalpinang, Kamis.
Ia menjelaskan dana pembangunan irigasi tahun ini berasal dari APBD dan APBN guna mewujudkan Babel berswasembada pangan pada 2020.
"Kita hanya bertanggungjawab membangun irigasi untuk mengairi sawah 1.000 hingga 3.000 hektare dan diatas 4.000 hektare merupakan kewenangan pemerintah pusat," ujarnya.
Ia mengatakan pembangunan irigasi baru ini akan dilakukan pada pertengahan tahun ini di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.
"Mudah-mudahan dengan pembangunan irigasi ini dapat memotivasi petani meningkatkan usaha pertaniannya. Biasanya mereka menanam padi dua kali setahun dapat ditingkatkan menjadi dua kali setahun," ujarnya.
Menurut dia keberadaan irigasi ini penting, mengingat ketersediaan air untuk pertanian selama musim kemarau yang terbatas yang berdampak langsung terhadap produktivitas hasil pertanian petani.
"Saat ini masih banyak sawah-sawah petani yang mengandalkan air hujan untuk tanaman padinya, karena saluran irigasi yang masih kurang memadai dan adanya pembangunan irigasi ini diharapkan dapat mengairi seluruh lahan persawahan petani di daerah ini," harapnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.