Banjir di Desa Tiram yang terjadi kemaren (Selasa, 23/2) karena saluran drainase yang rusak sehingga tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi.
Toboali (Antara Babel) - Wakil Bupati Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riza Herdavid meminta Dinas Pekerjaan Umum segera memperbaiki saluran drainase di Desa Tiram, Kecamatan Tukak Sadai yang rusak guna mencegah kembali datangnya musibah banjir.

"Banjir di Desa Tiram yang terjadi kemaren (Selasa, 23/2) karena saluran drainase yang rusak sehingga tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi," kata dia saat meninjau korban banjir di Desa Tiram, Rabu.

Wakil bupati bersama rombongan meninjau langsung kondisi korban banjir di RT 05 hingga RT 10 sekaligus menyerahkan bantuan berupa perlengkapan dapur, selimut, terpal, kidware, foodware, matras, pakaian, makanan dan perlengkapan mandi yang berasal dari Kementerian Sosial.

Selanjutnya, wakil bupati beserta rombongan juga meninjau kondisi drainase yang sudah rusak dan tersumbat, sehingga memicu banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.

"Kita meminta DPU segera melakukan normalisasi saluran agar air bisa mengalir sehingga tidak banjir," katanya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta segera mengantisipasi berbagai penyakit pascabanjir.

"Untuk mengantisipasi penyakit yang timbul dokter yang jaga di pukesmas juga harus selalu siaga," ujarnya.

Menurut dia biasanya penyakit seperti diare dan gatal-gatal akan muncul pascabanjir, karena itu pukesmas harus siaga 24 jam.

"Kami berharap warga tetap waspada, karena musibah ini bisa terjadi kapan saja karena curah hujan yang masih tinggi," ujarnya.

Pewarta: Juniardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026