Diperkirakan stok beras di gudang distributor akan terus bertambah karena pasokan didatangkan secara kontinu.Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok beras di gudang-gudang distributor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebanyak 3.810 ton atau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah itu hingga dua bulan ke depan.
"Diperkirakan stok beras di gudang distributor akan terus bertambah karena pasokan didatangkan secara kontinu," kata Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menyebutkan beras sebanyak itu tersebar di gudang distributor PT Bina Purnama Bersama 610 ton, di PT Bangka Alam Sejahtera 800 ton, PT Cahaya Abadi 45 ton, Akon 200 ton, Bulog 1.000 ton, dan Toko Hartono 20 ton.
Kemudian di gudang Toko Kim Nyuk 55 ton, UD Mawar Jaya 350 ton, CV. As 15 ton dan PT Globus Internusa 675 ton.
Kecukupan stok beras membuat harga masih bertahan stabil. Harga beras merek 118/AA bertahan Rp11.500 per kilogram, merek RM dan TR Rp11.800 per kilogram, sedangkan permintaan masih normal.
Menurut dia, beras didatangkan dari luar daerah karena pasokan lokal masih minim.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus memantau persediaan beras tersebut untuk memastikan kecukupan dan bila kedapatan pelaku usaha yang melanggar undang-undang akan segera ditindak.
"Bagi pedagang yang berlaku curang seperti menimbun stok atau mengoplos beras akan diberikan sanksi bisa berupa pencabutan hak dagang, dikenakan denda atau sanksi lain yang dapat membuat para pelaku usaha tersebut jera," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.