Samarinda (Antara Babel) - Ketua Umum Partai NasDem menyatakan menyedihkan, penangkapan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan Ahmad Wazir Noviandi Mawardi terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"Penangkapan Bupati OKI merupakan satu hal yang memilukan, menyedihkan dan memalukan," kata Surya Paloh usai menghadiri Konsolidasi Kader Partai NasDem se-Kalimantan Timur di Samarinda, Senin.

Surya mengatakan penangkapan Bupati Noviandi yang dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) itu memalukan bagi rakyat Indonesia dan tidak hanya masyarakat OKI Sumsel.

Termasuk pihak partai politik yang mengusung Noviandi menjadi Bupati OKI bersama wakilnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2015.

Surya mengibaratkan bupati itu berasal dari Partai NasDem maka dirinya sudah tidak dapat membayangkan untuk bertemu atau berbicara dengan tersangka narkoba itu.

"Peristiwa ini di luar batasan toleransi yang tidak bisa dipahami," tegas Surya seraya menambahkan peristiwa penangkapan kepala daerah jarang terjadi.

Menurut pengusaha media massa itu, narkoba tidak hanya merusak generasi bangsa saat ini namun satu hingga tiga generasi bahkan menghancurkan peradaban.

Sebagai pemimpin partai politik, Surya mengaku partai memiliki keterbatasan mengontrol setiap kader namun proses pendidikan moralitas harus bekerja.

Surya menekankan masyarakat Indonesia termasuk kader partai tidak boleh sekadar mengadopsi kemajuan teknologi dan sistem modernisasi namun harus tetap menjaga moralitas melalui gerakan perubahan (restorasi).

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026