"Alhamdulillah, kelulusan UN tingkat SMP tahun ini mengalami peningkatan dari peringkat 32 naik menjadi peringkat sembilan,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Persentase kelulusan ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama (SMP)/sederajat di Provinsi Bangka Belitung menempati urutan sembilan dari 33 provinsi se-Indonesia.


"Alhamdulillah, kelulusan UN tingkat SMP tahun ini mengalami peningkatan dari peringkat 32 naik menjadi peringkat sembilan," kata  Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi Disdik Bangka Belitung (Babel) Wahyudin di Pangkalpinang, Rabu.


Ia menjelaskan, tahun ini peserta UN tingkat SMP/sederajat yang tidak lulus hanya 26 orang siswa tersebar di sejumlah kabupaten/kota, yaitu di Kota Pangkalpinang sebanyak empat orang, dan Kabupaten Bangka tiga orang.


Selanjutnya, di Kabupaten Bangka Barat sebanyak satu orang, Bangka Tengah empat orang, Bangka Selatan  tiga orang, Belitung lima orang dan Kabupaten Belitung Timur  enam orang siswa.


"Persentase siswa yang tidak lulus tahun ini hanya 0,16 persen dari jumlah total peserta UN setingkat SMP/sederajat sebanyak 16.421 orang," ujarnya.


Ia mengatakan, peringkat pertama kelulusan UN SMP/sederajat diraih DKI Jakarta,  kedua Batam, ketiga Maluku Utara,  keempat Jawa Barat, kelima Sulawesi Utara, keenam Sumatera Selatan, ketujuh DIY, kedelapan Jawa Timur, kesembilan Babel, dan kesepuluh Nusa Tenggara Barat.


Sementara itu, peringkat ke-32 diraih Nusa Tenggara Timur dan urutan terakhir Provinsi  Bengkulu.


"Untuk kelulusan UN SMP tahun depan ditargetkan peringkat lima, dengan cara mengoptimalkan kegiatan belajar di sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan dan guru dalam memberikan materi mata pelajaran kepada siswa," ujarnya.


Ia berharap, siswa yang tidak lulus UN tahun ini untuk mengikuti ujian Paket C yang akan digelar serentak pada 1 Juli 2013.


"Kami berharap siswa yang tidak lulus untuk segera mendaftarkan diri mengikuti ujian paket agar dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi," ujarnya.

Pewarta: pewarta: aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026