Peserta BPJS Kesehatan sebanyak 793.000 jiwa dari jumlah penduduk 1,3 juta jiwa.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Peserta BPJS Kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Februari 2016 mencapai 61 persen dari jumlah penduduk.

"Peserta BPJS Kesehatan sebanyak 793.000 jiwa dari jumlah penduduk 1,3 juta jiwa," kata ujar Pps Kepala BPJS Kesehatan Babel, Haris Prayudi di Pangkalpinang, Senin.

Menurut dia,  jumlah tersebut masih tergolong rendah karena kesadaran masyarakat yang masih kurang.

Selain itu, peserta BPJS Kesehatan masih didominasi bantuan iuran terdaftar, sementara peserta dari pekerja perusahaan dan perorangan masih rendah.

"Peserta perorangan dan perusahaan masih rendah, karena kesadaran yang masih sangat kurang," ujarnya.

Ia mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan oleh pihak BPJS untuk meningkatkan peserta seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak perusahaan akan pentingnya bergabung di BPJS.

"Kesadaran masyarakat dan perusahaan kurang, apalagi dikarenakan adanya isu-isu negatif terkait pelayanan BPJS. Padahal pelayanan BPJS Kesehatan ini sudah cukup baik," ujarnya.

Ia mengatakan, manfaat jaminan kesehatan ini bersifat pelayanan kesehatan, mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, pelayanan obat, bahan medis habis pakai sesuai dengan indikasi medis yang diperlukan masyarakat.

"Manfaat medis yang tidak terkait dengan besaran iuran yang dibayarkan dan manfaat nonmendis yang ditentukan berdasarkan skala besaran iuran yang dibayarkan, termasuk didalamnya manfaat akomodasi," ujarnya.

Ia berharap upaya yang dilakukan selama ini dapat menyadarkan masyarakat pentingnya sikap saling gotongroyong antar sesama untuk memberikan pertolongan kesehatan melalui BPJS.

"BPJS Kesehatan berupaya agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, efektif dan efisien," ujarnya.

Pewarta: Septi Artiana
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026