"Untuk tahap pertama, kami melibatkan 100 mahasiswa UBB untuk Gempur UMKM ini," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Riza Aryani di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan Program Gempur ini, sebagai langkah pemerintah provinsi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM dalam mengelola dan memanfaatkan KUR untuk mengembangkan produk yang berkualitas dan berdaya saing di pasar nasional serta internasional.
"Dalam waktu dekat ini kami bersama mahasiswa turun ke lapangan untuk mendampingi pelaku UMKM dalam memanfaatkan KUR ini," katanya.
Menurut dia Program Gempur ini tentunya sangat membantu Pemprov Kepulauan Babel, mengingat jumlah pendamping KUR Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel yang terbatas atau hanya 10 orang pendamping saja.
"Jadi para pendamping ini turun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi masyarakat untuk mendapatkan KUR yang dikucurkan perbankan ini," katanya.
Ia menambahkan mahasiswa pendamping KUR ini sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka terlebih dahulu di latih, agar mereka paham dan mengerti KUR ini.
"Para mahasiswa ini tidak dibayar, artinya merupakan potensi diri untuk mendapat nilai tambah sebagai mahasiswa, nanti mereka mendapat pelatihan dan sertifikat," katanya.
Pewarta: Aprionis/Chandrika Purnama DewiUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.