Kita berharap tim penanganan pasca-banjir ini untuk bekerja cepat menangani jalan, jembatan, sekolah dan fasilitas lainnya yang rusak akibat banjir.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi membentuk tim penanganan pasca-banjir, guna mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas umum yang rusak karena bencana alam itu.

"Kita berharap tim penanganan pasca-banjir ini untuk bekerja cepat menangani jalan, jembatan, sekolah dan fasilitas lainnya yang rusak akibat banjir," kata Rustam Effendi di Pangkalpinang, Rabu.

Tidak fasilitas umum, kata dia, tim ini juga menangani masalah kesehatan, sosial dan lainnya yang dialami masyarakat korban banjir.

"Kita menginginkan penanganan pascabanjir harus cepat dan tepat, guna memulihkan perekonomian di daerah-daerah terkena banjir," ujarnya.

Dalam percepatan pemulihan ekonomi, kesehatan dan sosial korban banjir, kata dia, pemprov telah menganggarkan bantuan miliaran rupiah untuk disalurkan ke tiga kabupaten/kota terparah terkena banjir.

Dana penanganan banjir di Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp37.773.486.000, Bangka Barat Rp30.398.300.000 dan Kota Pangkalpinang sebesar Rp10.790.700.000.

"Kita berharap dengan dukungan dana dari APBD ini dapat mempercepat penanganan pasca-banjir, sehingga perekonomian masyarakat kembali normal," ujarnya.

Menurut dia saat ini banyak jalan, jembatan yang rusak dan putus karena banjir, sehingga mengganggu perekonomian masyarakat. Bahkan ada daerah-daerah yang masih terisolir karena akses jembatan terputus.

"Kita harapkan tim penanganan segera membangun jembatan, roda perekonomian dan pasokan berbagai kebutuhan masyarakat di daerah-daerah terisolir tersebut kembali lancar," ujarnya.


Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026