"Meskipun menang dengan selisih skor jauh pada pertemuan terakhir atas mereka, kami anggap kedudukan nol-nol agar kami lebih fokus," kata Liliyana selepas pertandingan di Stadion Malawati Shah Alam, Malaysia, seperti dilansir PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam situs resminya yang dipantau Antara di Makassar, Sabtu.
Owi/Butet, sapaan akrab pasangan Tontowi/Liliyana, menang atas ganda Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dalam laga semifinal selama 42 menit dengan skor 21-18, 21-17.
Pada game pertama, Owi/Butet berhasil menekan permainan Nielsen/Pedersen 5-3, 11-6, 15-9, 17-11, hingga menang 21-18.
Pasangan Denmark mencoba menyusul perolehan poin pada game kedua 3-2, 5-4, dan 9-8. Akan tetapi, Owi/Butet justru melesat 11-9, 14-11, 15-12, dan menutup pertandingan 21-17.
"Kami berusaha untuk tetap fokus dan tidak memikirkan apakah lawan menyusul perolehan poin kami atau tidak. Saya hanya berusaha bermain yang terbaik di lapangan," ujar Owi.
Pada putaran final turnamen tingkat superseries premier itu, Owi/Butet akan menghadapi pemenang pertandingan antara ganda Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei dan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.
"Kami siap melawan siapa pun. Mereka pasti lawan yang kuat karena sudah lolos ke putaran final. Kami akan mempelajari strategi yang sesuai untuk pertandingan besok," ujar Butet.
Selain pasangan Owi/Butet, Indonesia menempatkan dua wakil lain pada putaran semifinal turnamen berhadiah total 550.000 dolar AS itu.
Dua wakil lain Indonesia itu adalah ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang akan melawan pasangan Korea Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan dan tunggal putra Jonatan Christie menghadapi atlet unggulan Tiongkok Chen Long.
Pewarta: Imam SantosoEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.