Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyebut dukungan penonton di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis, membantu mereka bangkit dari tekanan saat menghadapi pasangan Taiwan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu pada babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026.
Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan unggulan ketujuh tersebut melalui pertarungan tiga gim 13-21, 21-17, 21-15.
"Kami merasa penonton hari ini ramai sekali ya, pastinya kami tambah semangat mainnya. Jadi lebih termotivasi," kata Trias seusai pertandingan.
Ana/Trias mengawali pertandingan dengan tidak mudah setelah kehilangan gim pertama. Mereka kesulitan meredam pola permainan Hsieh/Hung yang mengandalkan serangan cepat, pukulan no lob, dan tekanan bertenaga sejak awal reli.
Setelah tertinggal, Ana/Trias mencoba lebih sabar dalam mengatur tempo permainan. Mereka mulai menemukan celah untuk keluar dari tekanan dan merebut gim kedua guna memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Ana mengatakan dirinya dan Trias sudah menyiapkan strategi bersama pelatih untuk menghadapi karakter permainan Hsieh/Hung. Namun, kondisi lapangan yang berangin membuat mereka harus lebih cermat dalam mengambil keputusan.
"Lawan mempunyai power yang lebih keras dibanding kami. Tapi kami belajar untuk memanfaatkan keadaan karena kondisi lapangan ada angin, jadi kami harus pintar-pintar untuk cari celah agar mereka tidak dapat temponya," kata Ana.
Menurut Trias, kekuatan Hsieh/Hung pada permainan menyerang sudah menjadi perhatian mereka sebelum pertandingan.
"Mereka tipe permainannya no lob dan menyerang, kami sudah siap dan mengantisipasi hal ini," ujar Trias.
Pada gim ketiga, Ana/Trias tampil lebih percaya diri. Mereka mampu menjaga kendali permainan, sementara Hsieh/Hung beberapa kali kehilangan akurasi saat mencoba menekan pertahanan pasangan Indonesia.
Kemenangan tersebut membawa Ana/Trias ke perempat final. Mereka akan menghadapi sesama pasangan Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang sebelumnya mengalahkan wakil Amerika Serikat Francesca Corbett/Jennie Gai dengan skor 21-18, 17-21, 21-13.
Ana mengatakan dirinya dan Trias tetap ingin tampil maksimal meski lawan berikutnya merupakan rekan sendiri di Pelatnas Cipayung.
"Ini kan turnamen level Super 1000 dan main sebagai tuan rumah. Pasti kami mau memberikan yang terbaik," ujar Ana.
Pewarta: Muhammad RamdanUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026