Pengumuman secara 'online' sepertinya cukup efektif untuk mengurangi kebiasaan buruk siswa saat merayakan kelulusannya,.Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa pengumuman kelulusan Sekolah Menengah Pertama akan dilakukan secara daring (online) untuk menghindari aksi coret-coret seragam atau konvoi yang biasa dilakukan siswa.
"Pengumuman secara 'online' sepertinya cukup efektif untuk mengurangi kebiasaan buruk siswa saat merayakan kelulusannya," kata Kepala Disdik Pangkalpinang Edison Taher , Selasa.
Ia mengatakan dengan pengumunan secara daring maka dapat menghindari penumpukan siswa. Pengumuman akan dilakukan pada 11 Juni 2016.
"Jika tetap melakukan konvoi dan melanggar aturan lalu lintas maka akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memonitoring siswa agar tidak melakukan coret-coret seragam," ujarnya.
Menurut dia, dalam merayakan kelulusan alangkah baiknya melakukan hal-hal yang positif, seperti doa bersama atau menyumbangkan seragamnya tidak perlu berlebihan apa lagi sampai merugikan orang lain.
"Saya harap tidak ada yang melakukan konvoi dalam merayakan kelulusan sebab memang siswa SMP belum ada surat izin mengemudinya meskipun sebagian mereka menggunakan motor saat kesekolah," ujarnya.
Ia mengatakan selama pelaksanaan ujian berjalan cukup lancar tidak ada kendala yang berarti baik yang ujian berbasis komputer ataupun ujian yang menggunakan kertas.
"Semoga siswa lulus dengan nilai rata-rata yang tinggi, terus persiapkan diri agar dapat bersaing dengan sehat dan diterima di sekolah yang difavoritkan," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.