Saat ini baru 11 dari 28 perusahaan skala besar yang melaporkan realisasi dana CSRnya.Pangkalpinang (Antara Babel) - Realisasi dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan 11 perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama 2015 sebesar Rp29,460 miliar, untuk mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini baru 11 dari 28 perusahaan skala besar yang melaporkan realisasi dana CSRnya," kata Kepala Biro Ekonomi Setda Kepulauan Babel, Sudarman di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menjelaskan Rp29,460 miliar dana CSR tersebut disalurkan ke kabupaten/kota dengan rincian Kota Pangkalpinang Rp4,342 miliar, Kabupaten Bangka Selatan Rp3,702 miliar, Bangka Tengah Rp6,519 miliar, Bangka Barat Rp4,358 miliar, Belitung Rp1,839 miliar dan Belitung Timur Rp2,986 miliar.
"Diperkirakan dana CSR ini mencapai Rp40 miliar jika seluruh perusahaan melaporkan kegiatan dan penyaluran dana bantuan sosialnya kepada masyarakat," ujar dia.
Ia mengatakan besaran verifikasi dari total keseluruhan dana CSR terhadap APBD masih tergolong kecil hanya 0,17 persen dari keuntungan perusahaan atau belum sesuai Perda Nomor 07 Tahun 2012 Pasal 7 Ayat 1 menyatakan besaran dana CSR yang harus dikeluarkan perusahaan yaitu 1 sampai 2 persen dari keuntungan perusahaan tersebut.
"Kita akan menyusun program fasilitasi pemetaan potensi daerah untuk dikerjasamakan dengan perusahaan swasta yang belum merealisasikan penyaluran dana CSRnya," ujar dia.
Untuk itu, kata dia, pihaknya akan melibatkan sembilan SKPD untuk merealisasikan program CSR diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UKM, Badan Lingkungan Hidup dan Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Kepulauan Babel.
"Kita akan memprioritaskan dana CSR ini untuk meningkatkan program pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup," ujarnya.
Pewarta: Septi ArtianaEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.