Penerimaan siswa baru tahun ini berdasarkan NEM dan kuota di masing-masing sekolah.Toboali (Antara Babel) - Penerimaan siswa baru (PSB) di sekolah negeri di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan nilai Ebtanas murni (NEM) tertinggi guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu.
"Penerimaan siswa baru tahun ini berdasarkan NEM dan kuota di masing-masing sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan, Edy Supriadi di Toboali, Selasa.
Ia mengatakan dengan sistem tersebut secara otomatis sistem tahun sebelumnya tidak berlaku lagi. "Penerimaan siswa baru melalui jalur siswa miskin dan bina lingkungan sudah tidak berlaku lagi," katanya.
Ia mengatakan nilai NEM tertinggi dan terendah untuk masuk ke sekolah negeri belum bisa ditentukan karena masih menunggu pendaftaran.
"Kami masih menunggu pelamar dan hasil akhir pendaftaran penerimaan siswa baru," katanya.
Sementara itu kuota setiap sekolah tidak sama, dimana ada sekolah yang mendapatkan kuota penerimaan siswa dalam jumlah besar dan ada juga yang sedikit.
"Banyak atau sedikit kuota itu berdasarkan lokal kelas dan kemampuan sekolah," ujarnya.
Salah seorang wali murid, Anyunita yang hendak mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri merasa binggung, karena belum ada batasan nilai NEM terendah.
"Kalau bisa anak saya masuk sekolah negeri, namun kalau tidak bisa tidak apa-apa yang penting anak sekolah," ujarnya.
Ia berharap ada keterbukaan dalam sistem penerimaan siswa baru tahun ini, agar tidak ada kecemburuan antara sesama siswa atau wali murid.
Pewarta: JuniardiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.