"Kenaikan NTP ini karena indeks harga yang diterima petani lebih besar dibanding indeks harga yang dibayar petani di daerah ini,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) setempat pada Juni 2013 mencapai 100,93 atau naik 0,09 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 100,84.
"Kenaikan NTP ini karena indeks harga yang diterima petani lebih besar dibanding indeks harga yang dibayar petani di daerah ini," kata Kepala BPS Babel Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan, indeks harga yang diterima petani (IT) pada Juni 2013 sebesar 127,39 atau naik 0,30 persen dibanding sebelumnya sebesar 127,01. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani (IB) mencapai 126,21 atau naik 0,21 persen dibanding sebelumnya sebesar 125,95.
"Tingkat kenaikan IT lebih besar dibanding kenaikan pada IB sehingga dapat disimpulkan NTP di daerah ini mengalami peningkatan sebesar 0,09 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemicu utama kenaikan IT di daerah itu adalah kenaikan indeks yang diterima patani pada subsektor tanaman hortikultura, tanaman perkebunan rakyat dan peternakan.
Sementara kenaikan yang terjadi pada IB karena adanya kenaikan indeks pada kelompok Konsumsi Rumah Tangga (KRT) sebesar 0,23 persen dari 130,60 menjadi 130,90 dan kenaikan indeks kelompok Biaya Produksi dan Penambangan Barang Modal (BPPBM) sebesar 0,11 persen dari 115,74 menjadi 115,86.
Sedangkan penurunan yang terjadi pada indeks harga yang dibayar petani (IB) karena adanya penurunan indeks pada kelompok KRT sebesar 0,05 persen dari 128,62 menjadi 128,56 dan penurunan indeks pada BPPBM sebesar 0,05 persen dari 105,47 menjadi 105,41.
"Melalui indeks harga yang dibayar petani dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikomsumsi masyarakat pedesaaan khususnya petani," ujarnya.
Dari lima provinsi di Sumatera bagian selatan yang menyusun NTP Nasional pada Juni 2013, tiga provinsi di antaranya mengalami kenaikan yakni Lampung (0,71 persen), Bengkulu (0,57 persen) dan Babel (0,09 persen).
Pewarta: Pewarta :AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.