Kegiatan pasar murah kali ini digelar di tiga titik yaitu Toboali, Pangkalpinang dan kompleks perkantoran pemprov.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pasar murah untuk menekan harga sembako yang mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

"Kegiatan pasar murah kali ini digelar di tiga titik yaitu Toboali, Pangkalpinang dan kompleks perkantoran pemprov," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Yuliswan di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan selama bulan Ramadhan beberapa harga komoditas seperti gula pasir, minyak goreng, cabai, bawang dan lainnya sudah mulai naik, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menekannya agar tidak memberatkan ekonomi masyarakat.

"Kami telah menginstruksikan kabupaten/kota, distributor sembako dan pasar modern untuk menggelar pasar murah agar dapat menekan harga dan membantu masyarakat mendapatkan sembako yang relatif lebih murah," ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan pasar murah akan digelar selama tiga hari hingga Kamis (23/6). Untuk pasar murah di kawasan perkantoran Pemprov Babel pihaknya bekerja sama dengan Distanbunnak untuk pengadaan  daging, ayam dan sayur-sayuran.

"Kami akan melibatkan Distanbunak untuk menjual daging sapi segar dengan harga murah Rp108 ribu per kilogram. Distributor bawang merah juga dilibatkan agar mereka menjual bawang merah di harga Rp30 ribu per kilogram," ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat mendatangi pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah.

"Kita harap pihak lain seperti swasta dan BUMN juga dapat menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga miring," harapnya. 


Pewarta: Elza Elvia
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026