PAD semester pertama masih di bawah target, karena pengelolaan anggaran di masing-masing SKPD belum optimal.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Realisasi Pendapatan Asli Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada semester pertama 2016 sebesar Rp230,3 miliar, sekitar 45,68 persen dari target yang ditetapkan.

"PAD semester pertama masih di bawah target, karena pengelolaan anggaran di masing-masing SKPD belum optimal," kata Kepala DPPKAD Babel, Yulizar Adnan di Pangkalpinang, Jumat.

Ia menjelaskan PAD ini berasal pendapatan pajak daerah, retribusi daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan lain-lain dari pendapatan asli daerah yang sah.

"Dalam merealisasikan anggaran ini tergantung dari masing-masing SKPD. Kami hanya mencairkan saja apa yang diajukan SKPD bersangkutan," katanya.

Ia mengatakan PAD tahun ini pemerintah provinsi menetapkan Rp500,844 miliar, sehingga perlu kerja keras masing-masing SKPD dalam merealisasikan PAD tersebut.

"Kami berharap pada semester kedua tahun ini, semua realisasi PAD mencapai target yang ditetapkan, sehingga dapat mendorong pembangunan daerah ini," ujarnya.

Menurut dia saat ini pemprov sudah menurunkan audit perencanaan dari BPK, agar program kegiatan di SKPD berjalan sesuai perencanaan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Misalnya SKPD dalam pengadaan mobilisasi, harus diaudit BPK agar anggaran yang digunakan tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukkannya.

"Mudah-mudahan dengan adanya audit perencanaan ini dapat membantu SKPD dalam meningkatkan program kerja dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


Pewarta: Elza Elvia
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026