"Pantauan petugas di sejumlah pasar tradisional, stok bawang cukup dan harga komoditas tersebut masih berfluktuasi tinggi karena permintaan meningkat pada awal Ramadhan,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok bawang merah dan putih di tingkat distributor Provinsi Bangka Belitung (Babel), sebanyak 30,5 ton atau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah itu.


"Pantauan petugas di sejumlah pasar tradisional, stok bawang cukup dan harga komoditas tersebut masih berfluktuasi tinggi karena permintaan meningkat pada awal Ramadhan," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Husni Thamrin di Pangkalpinang, Kamis.


Ia menjelaskan, total stok bawang yang mencapai 30,5 ton tersebut dengan rincian stok bawang merah 5,5 ton tersebar di gudang Awi sebanyak tiga ton, Suhadi sebanyak satu ton dan gudang Saikun sebanyak 2,5 ton.


Sementara itu, stok bawang putih sebanyak 25 ton tersebar di gudang Bangka Alam Sejahtera sebanyak 20 ton dan gudang Cahaya Abadi sebanyak lima ton.


"Saat ini, permintaan bawang cukup tinggi seiring meningkatkan kebutuhan warga selama bulan puasa dan diperkirakan permintaan akan tetap tinggi hingga Lebaran Idul Fitri," ujarnya.


Ia mengatakan, memasuki hari kedua puasa Ramadhan, harga bawang putih turun menjadi Rp23 ribu dari harga Rp25 ribu per kilogram dari harga sehari menjelang puasa mencapai Rp30 ribu per kilogram.


Sementara itu, harga bawang merah, masih bertahan tinggi Rp45 ribu per kilogram dari harga sebelumnya mencapai Rp30 ribu per kilogram.


"Harga bawang merah masih tinggi karena harga komoditas tersebut di daerah asal Pulau Jawa dan Sumatera masih tinggi seiring petani  di daerah itu belum panen raya," ujarnya.


Selain itu, kenaikan harga bawang merah ini karena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sehingga biaya angkutan barang juga mengalami kenaikan.      

Namun demikian, kata dia, diperkirakan harga bawang ini akan terus mengalami penurunan karena pasokan yang kembali lancar yang didatangkan secara kontinue.


"Untuk mengantisipasi kekurangan stok bawang dan sayur mayur lainnya akibat cuaca buruk di perairan Babel dan penurunan produksi di daerah asal, pihaknya meningkatkan dan menambah jumlah pasokan barang dari luar daerah," ujarnya.

Pewarta: pewarta: aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026